Monday, June 24, 2013

Pria Gondrong Itu Diludahi Kiai Adlan Aly

Jakarta, Habib Syech Bersholawat. Pria berambut gondrong itu menunjukkan gambar hasil potretan dari kamera ponselnya. Kemudian tertawa lepas. Ketika saya bertanya kenapa tertawa, dia menjawab dengan tertawa. Ketika saya tanya lagi, dia masih menjawab dengan tertawa juga.

Ini, ini lho Kiai Adlan Aly, kata pria berambut gondrong bernama Imam Maarif itu sebelum pembukaan pameran tunggal Sang Kekasih karya pelukis Nabila Dewi Gayatri di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (8/5) yang diresmikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Pria Gondrong Itu Diludahi Kiai Adlan Aly (Sumber Gambar : Nu Online)
Pria Gondrong Itu Diludahi Kiai Adlan Aly (Sumber Gambar : Nu Online)


Pria Gondrong Itu Diludahi Kiai Adlan Aly

Kemudian dia menceritakan bahwa di tahun 80-an, ia adalah satrinya Kiai Adlan Aly. Ia belajar menghafalkan Al-Quran langsung kepada kiai itu.

Habib Syech Bersholawat

Dia kan kalau ngajar, sembilan orang enam orang berada di hadapannya. Kalau salah tangannya berbunyi, tek, tek. Tangan ke meja. Berarti salah, katanya.

Habib Syech Bersholawat

Sampai saat ini, ia mengakui kehebatan konsentrasi Kiai Adlan. Karena dalam satu waktu, ia bisa menyimak beberapa santri yang membaca Al-Quran secara bersamaan, padahal ayat yang dibaca berbeda. Namun, Kiai Adlan mampu membagi konsentrasinya sehingga bacaan salah diketahuinya.

Menurut dia, waktu itu, tidak banyak yang santri yang diajari langsung Kiai Adlan. Kebanyakan ditangani santri senior murid Kiai Adlan. Sementara dia bersama beberapa temannya langsung ditangani Kiai Adalan.

Suatu ketika, selepas maghrib, dia bersama sembilan temannya membacakan hafalan masing-masing. Tentu dengan ayat berbeda. Tiba-tiba, tangan Kiai Adlan berbunyi. Imam tidak merasa bacaannya salah. Ia melanjutkan bacaannya. Tapi tangan Kiai Adlan berbunyi lagi. Ia melanjutkan lagi. Tapi lagi-lagi tangan Kiai Adlan berbunyi.

Tangan Kiai Adlan berunyi tiga kali dan saya tidak tahu letak kesalahannya. Saya membacakan surat Al-Baqarah akhir. Saya masih kecil, Tsanawiyah, jelasnya. Namanya orang takut, campur keringetan. Kan jarang-jarang langsung kiai besar seperti dia, lanjutnya.

Lalu, karena dia masih melanjutkan bacaan, tanpa diduga, Kiai Adlan menarik kepalanya. Kemudian meludahi telinga Imam. Lalu ia diberi tahu santri lain agar mundur karena bacaannya keliru.

Haha..ha.., dia kembali tertawa mengenang peristiwa itu. Gila lho, kiai bisa membagi konsentrasi sampai enam sembilan bacaan di waktu yang sama, katanya. (Abdullah Alawi)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/77813/pria-gondrong-itu-diludahi-kiai-adlan-aly

Habib Syech Bersholawat

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Habib Syech Bersholawat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Habib Syech Bersholawat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Habib Syech Bersholawat dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock